Kamis, 05 Februari 2015

PUISI - Desaku

Desaku
Oleh : Salsabila Putri W


Kuhirup udara segar di pagi hari
Angin sepoi - sepoi yang sejuk menyambut hariku
Kicauan burung yang merdu
Membuat hariku menjadi berwarna

                  Indahnya pemandangan pagi ini
                  Hamparan sawah yang begitu luas
                  Suara deciran air terjun yang deras
                  Semua keindahan ini menyatu dan menentramkan hati

Kulihat para petani yang sedang bekerja
Bulir-bulir keringat mengalir di pelipis  mereka
Namun senyuman masih terukir di wajahnya
Inilah, Desaku..


PUISI - Bunda

Bunda
Oleh : Salsabila Putri W


Bunda..
Kau mengandungku selama sembilan bulan
Tak kenal lelah dan letih
Kau membesarkanku 

                                Bunda..
                                Saat kukeluarkan keluh kesalku padamu
                                Engkau tetap sabar menghadapinya
                                Saat aku merengek meminta sesuatu padamu
                                Kau dengan tegar memenuhinya

Bunda..
Seringkali kau lebih mengutamakan kebutuhanku
Seringkali kau mendahulukan kepentinganku
Semua yang engkau berikan padaku
Hanya membuatku terus bergantung padamu

Bunda..
Aku memang selalu menyusahkanmu
Namun, tahukah engkau?
Aku sangat menyayangimu sebagaimana kau menyayangiku
Dan bagiku
Kau lebih indah dari permata..

PUISI - Jangan Pergi

Jangan Pergi
Oleh : Salsabila Putri W


Ingatkah kau akan janjimu
Janji yang mungkin sudah kau lupakan
Janji manis yang ternyata kau ingkari
Janji yang berhasil membuatku percaya padamu

                          Masih kuingat saat kau mengatakan
                          Kau tidak akan pergi dari kehidupanku
                          Tidak akan membiarkanku sendiri disini
                          Dan tidak akan membiarkanku menangis karenamu

Semuanya masih teringat jelas dalam benakku
Masih kusimpan di dalam memoriku
Namun kau menghancurkan
Dan menghapusnya begitu saja

                           Tahukah kau saat kau pergi meninggalkanku?
                           Tahukah kau bagaimana perasaanku?
                           Bagaimana jika kau berada di posisiku?

Kau pergi dan hilang bagai ditelan bumi
Aku hanya bisa terdiam
Dan menunggu kapan kau akan kembali
Sahabatku,
Kumohon jangan pergi..